Manfaat buah kurma muda kering

Manfaat Buah Kurma Muda Kering dan Kurma Basah

Manfaat buah kurma muda kering – Tentu telinga kita sudah terlalu akrab mendengar sapaan nama buah kurma. Buah yang terlalu familiar karena manfaatnya ini meski asalnya memang dari negeri Timur Tengah, bukan alasan lagi untuk tidak bisa merasakan rasa sekaligus manfaatnya dari buah yang kaya vitamin dan gizi, serta rasanya yang sangat manis dan tekstur yang legit menggigit.

Kalimat yang hanya mencirikhaskan kurma buah Ramadhan, mari segera dihapus karena kapan saja kurma bisa ditemukan di negara Indonesia. Sebab, Indonesia kita telah mengimport buah kurma dari berbagai negera yang salah satunya ya Saudi Arabia.

Nah, mari icip-icip dan lihat sebentar apa manfaat buah kurma muda kering. Kurma muda atau yang disebut ruthob, sedang kurma kering atau tamr.

Memang dari setiap tingkat kematangan, kurma mempunyai nama masing-masing. Berarti jika namanya buah kurma muda kering, padahal antara kurma muda dan kurma kering itu dua jenis yang berbeda, maka kurma ini masih muda kemudian keringkan.

Kandungan gizi yang terdapat di dalam buah kurma muda kering diantaranya kalsium, zat besi, klorida, vitamin A, vitamin C, dan vitamin K.

Kurma juga mempunyai hormon biostin dan neurohipofisa yang mampu bekerja seperti oksitosin. Hormon biostin bisa mempercepat gerak peristaltik di dalam pembuluh darah dan uterus atau rahim sehingga menambah kesuburan.

Dan, memakan buah kurma muda saja tanpa dikeringkan juga dapat meningkatkan peran istri ketika berhubungan intim. Sebab kandungan buah kurma mampu memberikan rangsangan pada otot polos yang terdapat pada rahim supaya dapat berkontraksi.

Manfaat buah kurma saat masih muda ini jauh lebih besar manfaat dan kandungan gizinya. Dan, beberapa keunggulan saat kurma itu dikonsumsi keadaannya sudah dalam kering.

Dalam setiap 100 gram, terdapat sekitar 284 kalori dalam kurma kering. Sedangkan, kurma basah hanya separuhnya yaitu 142 kalori. Jika tidak meinginginkan asupan kalori berlebih, Anda bisa beralih memilih memakan kurma basah.

Kemudian kurma kering terdapat kandungan serat yang lebih banyak. Dari setiap 100 gram kurma kering mengandung 76 gram karbohidrat, 0,6 gram lemak, 2,8 gram protein, dan 5 gram serat. Sedangkan, kurma basah mengandung 37 gram karbohidrat, 1 gram lemak, 1,8 gram protein, dan 3,5 gram serat.

Maka, jika Anda mengkonsumsinya dalam takaran lebih dari 100 gram, maka tinggal Anda menghitung jumlah gizi yang telah Anda serapkan ke dalam tubuh.

Sudah dapat dibuktikan kandungan gizi manfaat buah kurma muda kering itu besar sekali. Untuk apa seorang Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam saja menyukai buah kurma ini kalau bukan untuk memberikan isyarat akan peran pentingnya buah kurma dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh. Semoga menambah luas wawasan kesehatan Anda.